Two foreign participants trying out sumo (Photo: Sarah Elisabeth Chaney)

Sep 16, 2015 - 1 min read

Turnamen Sumo Amatir di Tohoku

Turut Serta dalam Acara Setempat di Fukushima

Khoirunnisa Wirdaningrum

By

Community writer

Terletak di pegunungan Fukushima, beberapa guru native Bahasa Inggris diundang untuk mengikuti turnamen sumo amatir yang diselenggarakan setahun sekali. Turnamen diselenggarakan di atas gunung yang menghadap hamparan lahan sawah. Meskipun turnamen ini hanya dibuka untuk pria, wanita juga diperkenankan untuk hadir meramaikan acara ini dan juga menikmati jajanan beserta kios-kios permainan lainnya yang disediakan.

Sebelum turnamen dimulai, para peserta dibawa ke sebuah kuil jauh di atas gunung dan juga meminum sake yang telah disediakan. Para peserta berpakaian trasional Jepang, Mawashi —cawat yang digunakan para pesumo profesional— dan kemudian turnamen pun dimulai. 

Para anak-anak memulai demo pendek seputar sumo sebelum acara ini dimulai. Di sekitaran arena disediakan jajanan sehingga pengunjung dapat rehat sejenak untuk menikmati makanan dan minuman ringan.

Setelah turnamen selesai, tarian bon dimulai (jenis tarian yang mempersilakan siapa saja untuk turut serta, biasanya barisan penari akan berputar mengelilingi panggung) dan juga pesta perayaan berakhirnya acara. Sungguh sebuah pengalaman yang tak terlupakan.

0

Was this article helpful?

Help us improve the site

Two foreign participants trying out sumo (Photo: Sarah Elisabeth Chaney)
The platform with taiko drums used for the bon dance after the sumo tournament ended (Photo: Sarah Elisabeth Chaney)
A man at his food stall, the sign reads "Let's Be Friends Association" (Photo: Sarah Elisabeth Chaney)
Decorations strung up around the arena (Photo: Sarah Elisabeth Chaney)
Lanterns with sponsors and the name of the mountain (Photo: Sarah Elisabeth Chaney)
The sumo arena (Photo: Sarah Elisabeth Chaney)
+7

Informação

Static map of (37.7502986, 140.4675514)

Melhores Artigos

Recomendado
Populares